Workshop Tulis Nusantara Makassar
Teks & foto: Ifan F. Harijanto | Editor: Intan Larasati

Makassar – Dalam rangkaian workshop Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012, kota Makassar menjadi salah satu tempat yang dikunjungi. Workshop kali ini menghadirkan pembicara Gina S. Noer dari Plot Point dan M. Aan Mansyur, serta Ibu Anna Sunarti dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Bertempat di Fat Dragon, Jl. Pengayoman No. 47 Panakukang Mas, acara dimulai dengan registrasi peserta workhop yang melampaui target panitia; semula ditargetkan 40 orang yang hadir, namun pada hari pelaksanaannya peserta yang hadir mencapai 70 orang.
Sesi pertama workshop menghadirkan M. Aan Mansyur yang akrab di dunia sosial media (Twitter) dengan akun @hurufkecil. Aan merupakan penulis lokal dengan beberapa buku yang sudah diterbitkan, di antaranya berjudul “Kukila” yang sudah dicetak ulang setelah 6.000 cetakan pertamanya habis terjual. Dalam paparannya, Aan menceritakan pertama kalinya ia tertarik dengan menulis. Berawal dari kebiasaannya yang pelupa serta pemalu di saat kecil dan remaja. Maka apapun yang ingin diutarakan dan diingatnya, akan ditulisnya pada sebuah buku. Kebiasaan menulisnya ini terbawa sampai pada saat dewasa. Apapun kejadian dan sependek apapun tulisannya, pasti akan disimpan yang kemudian akan dibacanya kembali.
Baginya, peran orang tua sangat besar. Bagaimana mereka sering mendongeng dengan cerita-cerita yang bisa membawa imajinasi terbawa dalam suasana cerita tersebut. Begitupun seharusnya menulis, bagaimana menuliskan sebuah cerita yang bisa membawa pembacanya pada suasana yang ingin dihadirkan oleh penulisnya.

Menurut Aan, seorang penulis haruslah sering membaca berbagai buku. Ada kebiasaan yang pernah dan masih dijalani oleh Aan, yaitu setiap harinya harus bisa membaca satu buku. Pada akhir paparannya, Aan menceritakan bahwa untuk menulis, belajarlah dari kesederhanaan yang bisa dimulai dari kehidupan sehari-hari yang bisa ditulis dan diceritakan, bagaimana detail yang bisa dilihat oleh kita namun mungkin terlewatkan oleh orang lain, dan jadikanlah cerita sebagai alat berkomunikasi.
Sesi kedua workshop Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara 2012” menghadirkan Gina S. Noer dari Plotpoint. Gina sebagai co-founder dan editor di Plotpoint memberikan trik dan tips bagaimana cara membangun cerita. Gina banyak sekali menjelaskan bagaimana cara menulis cerita untuk pertama kalinya. Mungkin banyak di antara kita yang sering menemui kesulitan untuk kalimat pertama yang akan ditulis.

Kepada para peserta workshop, Gina memberikan tugas kelompok. Mereka diminta saling bertukar cerita, dimulai dari dua orang, kemudian tiga orang, dan empat orang dalam satu kelompok. Kemudian di akhir tugasnya, mereka bisa membuat sebuah cerita yang dihasilkan dari cara mereka bertukar cerita. Berbagai kejadian yang tak terduga bisa dilihat ketika para peserta ada yang tidak cocok dengan kelompoknya kemudian pindah kelompok. Ada juga kelompok yang ternyata ada anggota kelompoknya tidak mau bertukar cerita. Namun dinamika tersebut ternyata bisa membangun sebuah tim yang solid. Dengan waktu yang hanya 1,5 jam, ternyata para peserta workshop yang sudah dikelompokkan bisa membuat cerita yang bagus dengan bertukar cerita di antara mereka. Menurut Gina, mereka sudah bisa memahami apa itu cerita, dibanding ketika mereka diawal mengikuti workshop. Setelah 1,5 jam, mereka bisa memahami bahwa cerita adalah karakter yang berubah.
Di akhir acara, Anna Sunarti dari Kemenparekraf merasa bangga dengan para peserta di Makassar yang sangat antusias, baik dalam jumlah peserta maupun dalam mengikuti rangkaian acara workshopnya. Ibu Anna mengharapkan dari Makassar akan ada yang menjadi perwakilan untuk bisa datang ke Awarding Night di Jakarta. Artinya diharapkan dari Makassar ini akan ada pemenang Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara”.

Sebelum dilanjutkan dengan makan siang, para peserta workshop diberikan kesempatan untuk foto bersama dengan para pembicara. Workshop Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara” ini masih menyisakan dua kota lagi, yaitu Bandung (14/12) dan Yogyakarta (15/12). Jadi untuk para penulis yang ingin mengetahui dan mengikuti workshop yang merupakan rangkaian dari Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara 2012” yang berhadiah total 112,5 juta rupiah ini, masih bisa hadir di kota-kota tersebut.
Artikel Terkait:
Lomba Karya Tulis Pariwisata Indonesia
Lomba Karya Tulis Pariwisata Indonesia untuk SMA/SMK/Aliyah se-Jakarta 2012
Tema:
“Kenali Negerimu, Cintai Negerimu”
Syarat Peserta Lomba:
- Usia 15-18 tahun
- Terdaftar sebagai peserta didik Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)
- Melampirkan fotokopi Kartu Pelajar dan biodata
Syarat Teknis:
- Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD)
- Minimal 1000 – 1500 kata
- Menggunakan huruf Arial 12pt, spasi 1.5
- Merupakan karya tulis sendiri
Topik Karya Tulis:
- Peran Generasi Muda dalam Pariwisata
- Pentingnya Pariwisata bagi Indonesia
- Pariwisata dan Lingkungan Hidup
- Dampak Pariwisata dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Hadiah:
Piagam penghargaan, uang tunai, dan hadiah hiburan bagi 6 (enam) pemenang
Batas Waktu:
31 Agustus 2012
Pengumuman Pemenang:
20 September 2012 di www.parekraf.go.id
Pengiriman naskah melalui pos ke alamat:
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN KEPARIWISATAAN KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
Gedung Sapta Pesona
Jl. Medan Merdeka Barat No. 17, Lantai 21, Jakarta Pusat
E-mail: karyatulis.parekraf@yahoo.co.id







