Tulis

Daftar Pemenang dan Nominasi Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012

Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012

Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif bekerjasama dengan NulisBuku.com & Plot Point mengadakan kompetisi menulis Tulis Nusantara 2012 – dengan tema: Menangkap ragam cerita hidup di Indonesia, serta workshop Menulis di 12 Kota di Indonesia. Periode lomba: mulai dari 17 November 2012 hingga 15 Desember 2012, naskah diterima paling lambat jam 23:59 WIB pada tanggal 15 Desember 2012. Dan, setelah memeriksa TIGA RIBU EMPAT RATUS DELAPAN BELAS karya (keseluruhan naskah peserta Kompetisi Menulis#TulisNusantara 2012), maka..

Panitia akan mengumumkan pemenang & melakukan penyerahan hadiah Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012, yang telah dilaksanakan pada: Sabtu, 22 Desember 2012 di Gedung Balai Kartini, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.37, Jakarta.

A. Daftar pemenang kategori PUISI:

Juara 1: Astri Apriyani, Judul: “Ibu Nusantara, Ayah Semesta”

Juara 2: Muhammad Ibrahim Ilyas, judul “Solitude”

Juara 3: Kedung Darma Romansha, judul: “Kali Code”

Nominasi PUISI (Urutan menurut Abjad):

Achmad Hamzah Fansuri Basar (Kampung Pelaut)

Adita Widara Putra (Subuh di Tasikmalaya)

Astri Apriyanti (Ibu Nusantara, Ayah Semesta)

Armada Nurliansyah (Ode untuk Dayang Sumbi)

Fitri Yani (Tanjung Setia)

F Rizal Alief (Tajin Madura)

Khalili (Narasi Dari Pesisir)

Kedung Darma Romansa (Kali Code)

M. Ibrahim Ilyas (Solitude)

Nadrah Chino (Tentang Musi di Kota Kupang)

 

B. Pemenang Kategori Non Fiksi:

Juara 1: Bayu Adi Persada, judul: “Kebersahajaan Hidup di Tepian Halmahera”

Juara 2: Isman Hidayat Suryaman, judul: “Menjelajahi Kemanusiaan Orangutan di Tanjung Puting”

Juara 3: Kamaliah, judul: “Keping-keping Cinta Seorang Guru Bantu”

Nominasi kategori Non Fiksi (Urutan Menurut Abjad):

Ahlul Hukmi (Madu Kreatif Dalam Geliat Sastra)

Bayu Adi Persada (Kebersahajaan Hidup di Tepian Halmahera)

Caecilia Sinta Citra Dewi (Saat Katulistiwa Terdiam)

Ester Pandiangan (Tan Ek Tjoan)

Isman Hidayat Suryaman (Menjelajahi Kemanusiaan OrangUtan di Tanjung Pinang)

Ira Zuraidah Tamara (Borneo)

Jacob Julian (Pecel, Sebuah Kekhasan Sains & Cita Rasa)

Kamaliah (Keping-keping Cinta Seorang Guru Bantu, Cerita dari Aceh)

Yuni Retnowati (Abdi Budaya) Widi Kurniawan (Anak-Anak Saponda)

 

C. Pemenang Kategori Fiksi:

Juara 1: Benny Arnas, judul: “Air, akar”

Juara 2: Maria Jeanindya, judul: “Untaian Salam dari Pulau tak Berbentuk”

Juara 3: Muhammad Nasir Age, judul: “Bunga Kebun Tanjong”

Nominasi Kategori Fiksi (Urutan Menurut Abjad):

Ade Sugeng (Barongsai Merah Putih)

Aizy Azzara (Arti Kematian Sedulur Sikep)

Ari Keling (Sepasang Kupu-Kupu Hitam Putih)

Ayu Bendis (Cerita Dari Dieng)

Benny Arnas (Air Akar)

Bode Riswandi (Penulis Biografi)

Maria Jeanindya (Untaian Salam Dari Pulau Tak Berbentuk)

M. Nasir (Bunga Kebun Tanjong)

Nabila Shasha (Naskah Cerpen Tandan Sawit)

Wiryawan Nalendra (Protokol Karinata)

 

D. Pemenang Novel Pendatang Baru Terbaik versi Tulis Nusantara 2012:

Penulis: Sundari Mardjuki, judul: “Papap, I Love You”

*Kategori ini dipilih dewan juri setelah mengumpulkan rekomendasi novel-novel pendatang baru dari beberapa penerbit besar di Indonesia.

Berikut ini nominasi Novel Pendatang Baru Terbaik versi Tulis Nusantara 2012:

Cinta Kemarin – Dila Putri – Gagas Media

Confession of A Silly Drama Queen – Citra Rizcha Maya – Mizan

Percaya – Diego Christian – Gagas Media

Dilema – Alvi S – Bukune Selamanya Cinta – Kireina – Bukune

Ketika Elang Mencintai Dara – Putu Kurniawati – Gramedia Pustaka Utama

Reuni – Ayu Gendis – Gramedia Pustaka Utama.

Ketika – Amain Bagea – Bukune

Papap, I love you – Sundari Mardjuki – Gramedia Pustaka Utama.

Selamat untuk para pemenang! “Cara terbaik mencintai negeri ini adalah dengan terus berkarya”

Portal Kreatif

Workshop Tulis Nusantara Makassar

Teks & foto: Ifan F. Harijanto | Editor: Intan Larasati

Workshop Tulis Nusantara 2012 Makassar

Makassar – Dalam rangkaian workshop Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012, kota Makassar menjadi salah satu tempat yang dikunjungi. Workshop kali ini menghadirkan pembicara Gina S. Noer dari Plot Point dan M. Aan Mansyur, serta Ibu Anna Sunarti dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Bertempat di Fat Dragon, Jl. Pengayoman No. 47 Panakukang Mas, acara dimulai dengan registrasi peserta workhop yang melampaui target panitia; semula ditargetkan 40 orang yang hadir, namun pada hari pelaksanaannya peserta yang hadir mencapai 70 orang.

Sesi pertama workshop menghadirkan M. Aan Mansyur yang akrab di dunia sosial media (Twitter) dengan akun @hurufkecil. Aan merupakan penulis lokal dengan beberapa buku yang sudah diterbitkan, di antaranya berjudul “Kukila” yang sudah dicetak ulang setelah 6.000 cetakan pertamanya habis terjual. Dalam paparannya, Aan menceritakan pertama kalinya ia tertarik dengan menulis. Berawal dari kebiasaannya yang pelupa serta pemalu di saat kecil dan remaja. Maka apapun yang ingin diutarakan dan diingatnya, akan ditulisnya pada sebuah buku. Kebiasaan menulisnya ini terbawa sampai pada saat dewasa. Apapun kejadian dan sependek apapun tulisannya, pasti akan disimpan yang kemudian akan dibacanya kembali.

Baginya, peran orang tua sangat besar. Bagaimana mereka sering mendongeng dengan cerita-cerita yang bisa membawa imajinasi terbawa dalam suasana cerita tersebut. Begitupun seharusnya menulis, bagaimana menuliskan sebuah cerita yang bisa membawa pembacanya pada suasana yang ingin dihadirkan oleh penulisnya.

Workshop Tulis Nusantara 2012 Makassar

Menurut Aan, seorang penulis haruslah sering membaca berbagai buku. Ada kebiasaan yang pernah dan masih dijalani oleh Aan, yaitu setiap harinya harus bisa membaca satu buku. Pada akhir paparannya, Aan menceritakan bahwa untuk menulis, belajarlah dari kesederhanaan yang bisa dimulai dari kehidupan sehari-hari yang bisa ditulis dan diceritakan, bagaimana detail yang bisa dilihat oleh kita namun mungkin terlewatkan oleh orang lain, dan jadikanlah cerita sebagai alat berkomunikasi.

Sesi kedua workshop Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara 2012” menghadirkan Gina S. Noer dari Plotpoint. Gina sebagai co-founder dan editor di Plotpoint memberikan trik dan tips bagaimana cara membangun cerita. Gina banyak sekali menjelaskan bagaimana cara menulis cerita untuk pertama kalinya. Mungkin banyak di antara kita yang sering menemui kesulitan untuk kalimat pertama yang akan ditulis.

Workshop Tulis Nusantara 2012 Makassar

Kepada para peserta workshop, Gina memberikan tugas kelompok. Mereka diminta saling bertukar cerita, dimulai dari dua orang, kemudian tiga orang, dan empat orang dalam satu kelompok. Kemudian di akhir tugasnya, mereka bisa membuat sebuah cerita yang dihasilkan dari cara mereka bertukar cerita. Berbagai kejadian yang tak terduga bisa dilihat ketika para peserta ada yang tidak cocok dengan kelompoknya kemudian pindah kelompok. Ada juga kelompok yang ternyata ada anggota kelompoknya tidak mau bertukar cerita. Namun dinamika tersebut ternyata bisa membangun sebuah tim yang solid. Dengan waktu yang hanya 1,5 jam, ternyata para peserta workshop yang sudah dikelompokkan bisa membuat cerita yang bagus dengan bertukar cerita di antara mereka. Menurut Gina, mereka sudah bisa memahami apa itu cerita, dibanding ketika mereka diawal mengikuti workshop.  Setelah 1,5 jam, mereka bisa memahami bahwa cerita adalah karakter yang berubah.

Di akhir acara, Anna Sunarti dari Kemenparekraf merasa bangga dengan para peserta di Makassar yang sangat antusias, baik dalam jumlah peserta maupun dalam mengikuti rangkaian acara workshopnya. Ibu Anna mengharapkan dari Makassar akan ada yang menjadi perwakilan untuk bisa datang ke Awarding Night di Jakarta. Artinya diharapkan dari Makassar ini akan ada pemenang Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara”.

Workshop Tulis Nusantara 2012 Makassar

Sebelum dilanjutkan dengan makan siang, para peserta workshop diberikan kesempatan untuk foto bersama dengan para pembicara. Workshop Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara” ini masih menyisakan dua kota lagi, yaitu Bandung (14/12) dan Yogyakarta (15/12). Jadi untuk para penulis yang ingin mengetahui dan mengikuti workshop yang merupakan rangkaian dari Kompetisi Menulis “Tulis Nusantara 2012” yang berhadiah total 112,5 juta rupiah ini,  masih bisa hadir di kota-kota tersebut.

Artikel Terkait:

Peluang Kreatif – Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara 2012
Workshop Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara Balikpapan
Press Conference Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara 2012
Iwan Setyawan: Best Seller Moment adalah Ketika Ibu Baca Novel Saya
Lokakarya Menulis “Tulis Nusantara 2012″ di Surabaya

Portal Kreatif

Workshop Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara Balikpapan

Teks/Editor: Intan Larasati | Foto: Indonesia Kreatif

Workshop Tulis Nusantara 2012 Balikpapan

Sabtu (8/12) kemarin di kota Balikpapan digelar workshop menulis yang merupakan rangkaian dari kegiatan Kompetisi Menulis Nusantara. Workshop ini tepatnya diadakan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Balikpapan. Sebagai pembicara, dihadirkan Windy Ariestanty, seorang penulis yang juga berprofesi sebagai editor di Gagas Media, serta Arief Ash Shiddiq, editor di Plot Point Publishing.

Workshop yang dimulai pukul 10.00 WITA itu dibuka oleh Dadang Djatnika, perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sebagai pihak yang menyelenggarakan kompetisi dan workshop menulis. Bapak Dadang menekankan pentingnya mencari bibit baru di dunia penulisan. Itulah yang antara lain mendasari diadakannya kompetisi ini. Lewat workshop yang merupakan pre-event, diharapkan para peserta mendapatkan pencerahan mengenai dunia penulisan dan penerbitan.

Tentunya tidak berhenti di kompetisi ini saja. Karena karya para pemenangnya akan  diterbitkan dalam bentuk buku, dan diharapkan agar karya-karya itu bisa dijadikan cerita untuk film.

Windy Ariestanty sebagai pembicara pertama membagikan pengalamannya selama bergelut di dunia penulisan, baik sebagi penulis, maupun sebagai editor. Dia juga memberikan tips seputar menulis. Menurutnya, mood bukan alasan yang menghalangi untuk menulis. Karena kita sendirilah yang menciptakan mood itu.

Begitu juga dengan Arief Ash Shiddiq yang berbagi cara menulis yang baik. Sebagai pembicara terakhir, Arief sekaligus menutup workshop yang diikuti dengan antusias oleh peserta dari Balikpapan. Bahkan di antara mereka, banyak yang datang dari Samarinda, yang berjarak sekitar 110 km dari Balikpapan.

Berikutnya, workshop menulis ini akan diadakan di Serang, Banten, tepatnya di Rumah Dunia, pada 11 Desember 2012. Kemudian di Bandung pada 14 Desember 2012, dan diakhiri dengan Yogyakarta pada 15 Desember 2012. Untuk dua kota terakhir ini, tempat masih menunggu konfirmasi. Ikuti terus update-nya di tulisnusantara.com dan Twitter @tulisnusantara.

Workshop Tulis Nusantara 2012 Balikpapan

Workshop Tulis Nusantara 2012 Balikpapan

Workshop Tulis Nusantara 2012 Balikpapan

Portal Kreatif

Press Conference Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara 2012

Teks & Foto: Ifan F Harijanto | Editor: Intan Larasati

Press Conference Tulis Nusantara

“Setiap orang mungkin saja bisa menulis, tapi tidak setiap orang bisa jadi penulis” – Pidi Baiq

Jakarta – Menulis mungkin bisa dilakukan siapa saja, karena sejak kecil kita diajarkan menulis dan membaca. Beranjak remaja, ada yang senang menulis di diary untuk menulis apa saja yang dialaminya setiap hari. Setelah dewasa ada yang masih suka menulis lebih terbuka dengan membuat blog di situs-situs blog yang disediakan secara gratis. Namun tidak semua para penulis yang terbiasa menulis di diary maupun di blog bisa menjadi penulis yang bisa menghasilkan karya yang bisa diproduksi dan dipublikasi secara massal.

Melihat fenomena dan banyaknya potensi para penulis di blog, apalagi setelah munculnya Andrea Hirata dengan bukunya Laskar Pelangi yang sangat menginspirasi sehingga bisa membangkitkan ekonomi sebuah daerah, maka Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Direktorat Pengembangan Ekonomi Kreatif berbasis Media (Direktorat Jenderal EKMDI) mengadakan Kompetisi Menulis Nusantara 2012. Untuk memuluskan penyelenggaraan kompetisi menulis ini, Kemenparekraf bekerjasama dengan Nulisbuku.com dan Plot Point.

Dalam press conference yang diadakan di Gedung Sapta Pesona Lantai 15 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu (5/12), hadir Direktur Pengembangan Ekonomi Kreatif berbasis Media Ir. Armein Firmansyah, MT, Staff Ahli Menteri Elitua Simarmata, dan Ollie, sebagai perwakilan dari Nulisbuku.com. Dalam kesempatan itu Ir. Armein Firmansyah, MT mengatakan bahwa Kemenparekraf melalui Dirjen EKMDI akan terus memfasilitasi kegiatan yang akan menumbuhkan ekonomi kreatif di masyarakat. Dalam tujuh bulan, direktorat yang baru terbentuk tahun ini, telah mengadakan empat kegiatan kompetisi yang melibatkan komunitas dalam pelaksanaanya. Di antaranya kompetisi karakter, kompetisi periklanan, kompetisi komik, serta yang sedang berlangsung saat ini, kompetisi menulis. Pemenang dari kompetisi menulis ini diharapkan karya tulisnya bisa dijadikan cerita untuk film. Dirjen EKMDI akan terus mengupayakan di tahun depan agar bisa dibuatkan film animasi dari karya pemenang kompetisi menulis ini. Sehingga pemenang tidak hanya menang saat mereka berkompetisi, namun ada kelanjutan serta pembinaan untuk bisa lebih maju ke depannya.

Sementara itu Elitua Simarmata selaku Staff Ahli mengungkapkan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata untuk mencari para penulis berbakat. Para pemula yang belum memahami cara menulis cerita pendek (cerpen) dan ingin ikut dalam kompetisi ini akan difasilitasi melalui sosialisasi dan workshop yang dibantu oleh Nulisbuku.com dan Plot Point untuk meningkatkan kemampuan teknis. Elitua Simarmata juga menjelaskan alasan kenapa menulis. Karena tulisan bisa dijadikan bahan untuk media-media lainnya, seperti film, animasi, dan pertunjukan, sehingga bisa saling mendukung dan berkolaborasi.

Press Conference Tulis Nusantara

Target yang ingin dicapai, selain karya yang masuk sebanyak 500 karya, juga diharapkan kompetisi ini bisa menyebar ke seluruh Indonesia. Terakhir, tentunya diharapkan para penulis muda berbakat bisa bermunculan dan menambah direktori penulis Indonesia. Kemenparekraf juga tidak lepas begitu saja ketika kompetisi menulis ini berakhir, karena karya-karya pemenang akan dijadikan kumpulan cerita pendek. Penerbitan dan distribusi bukunya juga akan dibantu. Ke depannya diharapkan para pemenang ini akan terus menulis dengan cerita-cerita barunya.

Di kesempatan terakhir, Ollie dari Nulisbuku.com membandingkan bagaimana pertumbuhan produksi buku dari para penulis di Indonesia dengan di Inggris. Di Indonesia dalam satu tahun berkisar antara 24 ribu buku, sementara dalam kurun waktu yang sama, di Inggris bisa terbit 260 ribu buku. Maka itu Nulisbuku.com sebagai fasilitator para penulis yang ingin menerbitkan dan memasarkan karyanya, menyambut baik kerjasama yang diminta oleh Kemenparekraf. Dengan kompetisi ini diharapkan tumbuh animo dari generasi muda untuk berkarya dalam tulisan, sehingga makin banyak penulis yang berkualitas.

Kompetisi Menulis Nusantara 2012 ini akan berlangsung dari bulan November – Desember 2012, serta dilaksanakan sosialisasi dan workshop di 12 kota besar di Indonesia yang sudah dimulai sejak tanggal 17 November 2012 di Semarang dan akan berakhir 15 Desember 2012 di Yogyakarta. Adapun 12 kota yang disinggahi adalah Semarang (17/11), Surabaya (18/11), Jakarta (23/11), Medan (24/11), Palembang (25/11), Denpasar (1/12), Lombok (2/12), Balikpapan (8/12), Makassar (9/12), Banten (11/12), Bandung (14/12), Yogyakarta (15/12). Workshop ini akan diberikan oleh Nulisbuku.com dan Plot Point, serta menghadirkan narasumber dari praktisi serta juri Kompetisi Menulis Nusantara 2012, yaitu Alberthiene Endah, Helvy Tiana Rosa, Ika Natassa, Eka Kurniawan, dan Ollie. Kompetisi menulis yang berhadiah 112.5 juta ini dibagi menjadi tiga kategori yaitu Cerpen (fiksi/non fiksi), Puisi dan Esai. Untuk informasi lengkap mengenai Kompetisi Menulis Nusantara 2012 bisa dilhat di www.tulisnusantara.com.

Dalam rilisnya, Elitua Simarmata berharap bisa menciptakan banyak penulis best seller di Indonesia. Tentunya ini juga menjadi harapan besar para pencinta buku yang ingin terus mendapatkan buku-buku berkualitas dari para penulis Indonesia, sehingga toko-toko buku tidak hanya memajang dan memasarkan buku-buku best seller terjemahan dari buku luar. Semoga.

Artikel Terkait:

Peluang Kreatif: Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012
Iwan Setyawan: Best Seller Moment adalah Ketika Ibu Baca Novel Saya
Lokakarya Menulis “Tulis Nusantara 2012″ di Surabaya
PPKI 2012: [Siaran Pers] Lokakarya Menulis
Rabendra Yudistira: “Yuk, Bersama-sama Membangun Komik Indonesia!”

Portal Kreatif

Kompetisi Menulis: Tulis Nusantara 2012

Kompetisi Menulis Tulis Nusantara 2012

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan NulisBuku.com, Plot Point, dan Indonesia Kreatif, mengadakan kompetisi menulis “Tulis Nusantara 2012” dengan tema: “Menangkap Ragam Cerita Hidup di Indonesia”, serta workshop menulis di 12 kota di Indonesia.

Kategori Penulisan

- Fiksi Cerpen

- Fiksi Puisi

- Non Fiksi

Hadiah

- (Fiksi Cepen) Juara I: Rp 20.000.000 | Juara II: Rp 15.000.000 | Juara III: Rp 10.000.000

- (Fiksi Puisi) Juara I: Rp 10.000.000 | Juara II: Rp 7.500.000 | Juara III: Rp 5.000.000

- (Non Fiksi) Juara I: Rp 20.000.000 | Juara II: Rp 15.000.000 | Juara III: Rp 10.000.000

Akan diterbitkan secara major, tiga buku kumpulan fiksi dan non fiksi hasil kompetisi Tulis Nusantara 2012!

Cara berpartisipasi

1. Menulis sesuai tema “Menangkap Ragam Cerita Hidup di Indonesia” dalam bentuk puisi & cerpen (fiksi), maupun cerita nyata (non fiksi) yang memotivasi pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang keragaman di Indonesia dan mempromosikan baik ke dalam maupun ke luar negeri.

2. Untuk cerpen (fiksi) dan cerita nyata (non fiksi), panjang tulisan 5-9 halaman A4 dengan 1,5 spasi, font Times New Roman ukuran 12 pt.

3. Kirimkan naskah beserta data diri (berupa attachment, bukan di body email): Nama, Alamat, Handphone, KTP, Twitter account (jika ada), Facebook (jika ada), ke alamat email: tulisnusantara@gmail.com dengan format subject email: Kategori – Judul Tulisan. Contoh: Non Fiksi – Cerita dari Banyuwangi.

4. Follow & mention akun Twitter @tulisnusantara untuk mempromosikan tulisan yang telah dikirim dengan hashtag #TulisNusantara

5. Periode lomba: 17 November hingga 15 Desember 2012. Naskah diterima paling lambat pukul 23:59 WIB pada tanggal 15 Desember 2012.

6. Untuk mengikuti kompetisi ini tidak dipungut biaya, GRATIS!

7. Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilakukan pada tanggal 22 Desember 2012.

Syarat Umum

1. Peserta adalah WNI

2. Usia peserta dibatasi minimal 17 tahun, sesuai dengan identitas di KTP

3. Naskah ditulis dengan bahasa Indonesia

4. Naskah harus karya asli (sebagian atau seluruhnya, bukan terjemahan atau saduran

5. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik, dan online, serta tidak sedang diikutsertakan sayembara lain

6. Peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal 1 (satu) naskah terbaiknya untuk tiap kategori

7. Naskah yang dikirim menjadi milik panitia peneyelenggara, dengan hak cipta tetap pada penulis

8. Hak untuk mempublikasi tulisan ada di penyelenggara kompetisi

9. Naskah yang tidak sesuai dengan persayaratan tidak akan disertakan dalam proses penjurian

10. Dewan juri akan memilih 10 naskah terbaik yang akan dibukukan dalam buku antologi pemenang

11. Penyelenggara kompetisi berhak mengganti judul dan menyunting tanpa mengubah isi

12. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak ada surat-menyurat

 

Workshop Menulis “Tulis Nusantara 2012”

1. Semarang, 17 November 2012

2. Surabaya, 18 November 2012

3. Jakarta, 23 November 2012

4. Medan, 24 November 2012

5. Palembang, 25 November 2012

6. Denpasar, 1 Desember 2012

7. Lombok, 2 Desember 2012

8. Balikpapan, 8 Desember 2012

9. Makassar, 9 Desember 2012

10. Banten, 11 Desember 2012

11. Bandung, 14 Desember 2012

12. Yogyakarta, 15 Desember 2012

Pendaftaran ke: tulisnusantara@gmail.com

Sumber: nulisbuku.com

Portal Kreatif

Lomba Karya Tulis Pariwisata Indonesia

Lomba Karya Tulis Pariwisata Indonesia untuk SMA/SMK/Aliyah se-Jakarta 2012

Tema:
“Kenali Negerimu, Cintai Negerimu”

Syarat Peserta Lomba:
- Usia 15-18 tahun
- Terdaftar sebagai peserta didik Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)
- Melampirkan fotokopi Kartu Pelajar dan biodata

Syarat Teknis:
- Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (EYD)
- Minimal 1000 – 1500 kata
- Menggunakan huruf Arial 12pt, spasi 1.5
- Merupakan karya tulis sendiri

Topik Karya Tulis:
- Peran Generasi Muda dalam Pariwisata
- Pentingnya Pariwisata bagi Indonesia
- Pariwisata dan Lingkungan Hidup
- Dampak Pariwisata dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Hadiah:
Piagam penghargaan, uang tunai, dan hadiah hiburan bagi 6 (enam) pemenang

Batas Waktu:
31 Agustus 2012

Pengumuman Pemenang:
20 September 2012 di www.parekraf.go.id

Pengiriman naskah melalui pos ke alamat:
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN KEPARIWISATAAN KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
Gedung Sapta Pesona
Jl. Medan Merdeka Barat No. 17, Lantai 21, Jakarta Pusat
E-mail: karyatulis.parekraf@yahoo.co.id

Portal Kreatif

Twitter Updates

Events

  • No events

Event Locations

  • No locations